Puzzle Antara Kisah Kita
Cita-cita saya sederhana, ingin
menjadi analis kimia yang handal. Bogor merupakan tempat dimana saya menggapai
langit impian yang selama ini sangat diinginkan. Rasa aneh berpisah jauh
bersama orang-orang tersayang, teristimewa dia yang selalu terlintas di benak.
Awalnya, jarak bukanlah satu penghalang untuk memulai hal indah dengannya.
Komunikasi melalui telfon selalu dilakukan, dan semuanya berjalan dengan baik.
Seiring dengan berjalannya waktu, ada
satu bagian puzzle yang hilang dalam
romansa ini, satu bagian yang terasa aneh untuk dijalani lagi. Ada bagian yang
hambar, terasa lain. Sangat lain. Mungkin karena komunikasi yang kurang, karena
kesibukan atau karena kadar cinta dan peduli yang berkurang. Seakan bingung
untuk menyimpulkan rasa yang dialami saat ini.
Memberi cinta lebih baik daripada
menerimanya. Mudah untuk didengar, tapi sangat sulit untuk dilakukan. Bertahan
seakan tak mungkin, tapi untuk berpisah tak mungkin. Saya mencintai dengan hati
yang tulus. Saya mencintai karena Allah.
Kata orang, cinta itu indah. Tapi
tidak menurut saya. Cinta itu hanya terkadang indah. Sakitnya bahkan menutupi
keindahan cinta. Belajar untuk mencintai tanpa syarat utuk orang yang tepat.
Ya, mungkin sebenarnya bukan mencintai orang yang sempurna, tapi mencintai orang
yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
Rizky Cipta Ardita

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
, ,