Sabtu, 12 Juli 2014


Selamat Datang Sahabat
           
Mendengar nama tersebut, mungkin nama ini tak asing dan tak aneh didengar. Selamat datang sahabat merupakan program kerja dari divisi syiar di kampusku. Namun kegiatan dengan nama tersebut begitu berarti. Kegiatan yang begitu mulia, penolong bagi rantauan yang memiliki niat mulia untuk menuntut ilmu.
Inilah kegiatan yang mampu menyadarkan diri ini untuk memahami bahwa segala sesuatu harus diniatkan hanya karna Allah. Ditengah ujian yang membutuhkan bayak waktu untuk belajar, persiapan ujian, tapi tidak mematahkan niat para pasukan hamba Allah ini untuk menjalankan amanahnya di kegiatan ini.
Sungguh miris melihatnya. Merasakan apa yang mungkin pahit yang mereka rasakan. Perjuangan agar dapat masuk di Akademi ini, mereka jalani dengan ikhlas. Alasan puasa tidak menjadikan para pencari ilmu ini berhenti menjalaninya.
Dengan disertai orang tua, bahkan ada yang menyertakan neneknya, juga ada yang mandiri tidak didampingi oleh siapapun, mereka memasuki halaman kampus. Penyambutan yang begitu ramah yang dilakukan oleh pasukan mulia ini.
Para pencari ilmu yang kebingungan untuk mencari tempat penginapan yang murah dan nyaman, dijaminnya makan memenuhi benak mereka pada saat itu.  Namun itu semua dapat diatasi oleh tim Relawan yang dikirim oleh Allah yaitu tim Selamat Datang Sahabat yang disingkat SDS.
Berkat niat,  kerja dan ridho dari Allah beberapa kamar kosan kosong mahasiswi dan mahasiswa dapat mereka sediakan untuk para pencari ilmu.
Materi Agama yang kental tak lepas mereka tanamkan meski sudah tidak dikampus. Daftar kegiatan yang padat namun penuh makna yang mereka susun untuk para pencari ilmu, seperti pembacaan  Alma’surat pagi dan petang, pelaksanaan shalat Qiyamul Lail, dan kegiatan bermanfaat dan mendidik yang lainnya.
Ya Allah tak lepas diri ini terus memajatkan syukur pada-Mu. Aku baru menyadari bahwa ini sangat fundamental untuk disyukuri bagi seorang mahasiswi yang telah diterima jalur rapot di Akademi yang menjadi tujuan para pencari ilmu.
Di kampus ini aku banyak mengambil hal-hal yang sangat berarti bagi diri ini untuk berevolusi menjadi pribadi yang lebih baik. Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil dari setiap kegiatan - kegiatan yang diadakan. Sungguh ini jalan yang terbaik yang Allah tunjukan untuku.
Penyambutan dari Tim SDS yang begitu ramah, bunga yang dibuat dengan penuh kasih dan sayang untuk para pencari ilmu, peluh yang ikut serta hadir dalam pembuatannya, beserta kata- kata motivasi yang mereka haturkan membuat para pencari ilmu merasa diri mereka diperhatikan dan dihargai meski baru beberapa jam memasuki wilayah kampus ini.
Inilah kerja keras para Tim SDS yang tanpa dibayar oleh siapapun, yang berharap hanya Allah yang dapat membalasnya. Niat suci karna Allah, itulah kunci yang aku dapatkan dari para pencari ridha Allah. 



Selamat Datang Sahabat
           
Mendengar nama tersebut, mungkin nama ini tak asing dan tak aneh didengar. Selamat datang sahabat merupakan program kerja dari divisi syiar di kampusku. Namun kegiatan dengan nama tersebut begitu berarti. Kegiatan yang begitu mulia, penolong bagi rantauan yang memiliki niat mulia untuk menuntut ilmu.
Inilah kegiatan yang mampu menyadarkan diri ini untuk memahami bahwa segala sesuatu harus diniatkan hanya karna Allah. Ditengah ujian yang membutuhkan bayak waktu untuk belajar, persiapan ujian, tapi tidak mematahkan niat para pasukan hamba Allah ini untuk menjalankan amanahnya di kegiatan ini.
Sungguh miris melihatnya. Merasakan apa yang mungkin pahit yang mereka rasakan. Perjuangan agar dapat masuk di Akademi ini, mereka jalani dengan ikhlas. Alasan puasa tidak menjadikan para pencari ilmu ini berhenti menjalaninya.
Dengan disertai orang tua, bahkan ada yang menyertakan neneknya, juga ada yang mandiri tidak didampingi oleh siapapun, mereka memasuki halaman kampus. Penyambutan yang begitu ramah yang dilakukan oleh pasukan mulia ini.
Para pencari ilmu yang kebingungan untuk mencari tempat penginapan yang murah dan nyaman, dijaminnya makan memenuhi benak mereka pada saat itu.  Namun itu semua dapat diatasi oleh tim Relawan yang dikirim oleh Allah yaitu tim Selamat Datang Sahabat yang disingkat SDS.
Berkat niat,  kerja dan ridho dari Allah beberapa kamar kosan kosong mahasiswi dan mahasiswa dapat mereka sediakan untuk para pencari ilmu.
Materi Agama yang kental tak lepas mereka tanamkan meski sudah tidak dikampus. Daftar kegiatan yang padat namun penuh makna yang mereka susun untuk para pencari ilmu, seperti pembacaan  Alma’surat pagi dan petang, pelaksanaan shalat Qiyamul Lail, dan kegiatan bermanfaat dan mendidik yang lainnya.
Ya Allah tak lepas diri ini terus memajatkan syukur pada-Mu. Aku baru menyadari bahwa ini sangat fundamental untuk disyukuri bagi seorang mahasiswi yang telah diterima jalur rapot di Akademi yang menjadi tujuan para pencari ilmu.
Di kampus ini aku banyak mengambil hal-hal yang sangat berarti bagi diri ini untuk berevolusi menjadi pribadi yang lebih baik. Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil dari setiap kegiatan - kegiatan yang diadakan. Sungguh ini jalan yang terbaik yang Allah tunjukan untuku.
Penyambutan dari Tim SDS yang begitu ramah, bunga yang dibuat dengan penuh kasih dan sayang untuk para pencari ilmu, peluh yang ikut serta hadir dalam pembuatannya, beserta kata- kata motivasi yang mereka haturkan membuat para pencari ilmu merasa diri mereka diperhatikan dan dihargai meski baru beberapa jam memasuki wilayah kampus ini.
Inilah kerja keras para Tim SDS yang tanpa dibayar oleh siapapun, yang berharap hanya Allah yang dapat membalasnya. Niat suci karna Allah, itulah kunci yang aku dapatkan dari para pencari ridha Allah. 


Sabtu, 05 Juli 2014


Anugerah Tuhan

 
         Mencintai diri sendiri itu mudah.  Dalam lembaran warna kehidupan, angan yang terpendam akan terwujud, cita-cita yang tinggi akan tercapai, dengan usaha serta keriangan yang sungguh akan terwujud.
        Cara mencintai orang lain jauh lebih mudah, yaitu senantiasa  mendoakannya dari jauh meskipun dia tidak ada di sisi kita. Tuhan telah menganugerahkan dua mata untuk kita melihat, dua telinga untuk kita mendengar, dua tangan untuk memegang, dan dua kaki untuk berjalan. Tapi, mengapa tuhan hanya menganugerahkan  sekeping hati untuk kita? karna tuhan telah menganugerahkan sekeping lagi kepada seseorang untuk kita mencarinya. 
        Berbicara tentang cinta, janganlah sesekali kita mengucapkan selamat tinggal jika kita masih ingin mencoba, jangan sesekali kita menyerah jika kita masih bisa merasa sanggup. Jangan sesekali kita mengatakan sudah tidak bisa mencintainya lagi jika tidak dapat melupakannya.
       Pada saat itu, kita bertemu pada waktu yang tidak disangka-sangka. Dengan keadaan yang tak terduga. Cintalah yang mempersatukan kita, meski banyak perbedaan diantara kita. Aku tidak mencari orang yang sempurna, tetapi aku mencari orang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna. Dan kau pun demikian.
       Namun adakalanya Tuhan berkata lain. Hingga akhirnya kita terpisahkan. Perpisahan yang membuat kita saling membenahi diri. Hal yang wajar jika kita dipertemukan terlebih dahulu dengan orang yang tidak tepat. Hal sakit yang dirasakan yaitu bertemu dengan orang yang tidak tepat. Namun anugerah tersebut harus kita syukuri. Karena dari hal tersebut kita banyak belajar arti  cinta seseungguhnya, bagaimana mencintai seseorang, dan lebih menghargai anugerah Tuhan tsb.
         Cinta datang kepada orang yang masih percaya walau ia dikhianati. Yang punya harapan walau telah dikecewakan, dan yang punya keberanian dan keyakinan  untuk membangun kepercayaannya kembali.
        Mencintai orang lain itu mudah, dicintai orang lain pun mudah. Namun, dicintai oleh orang yang kita cintai itu sukar.
Menyakitkan ketika kita mencintai tapi kita tidak bisa mengungkapkan hal tersebut.fenomena cinta sering terjadi di kalangan yang muda sampai yang tua.Cinta bisa mengubah pahit menjadi manis, debu menjadi emas, penjara menjadi  telaga, keruh menjadi bening, dan sakit menjadi sembuh, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi  rahmat.
        Hati hati dengan cinta karna cinta orang gemuk dapat menjadi kurus, orang sehat menjadi sakit, orang normal menjadi gila, raja menjadi budak, kaya menjadi miskin, jika cintanya disambut oleh para pecinta palsu.
        Cinta adalah keabaadian, dan kenangan adalah hal terindah sisa dari cinta.bukan suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, tetapi bisa dirasakan.
Cinta adalah energi yang tidak bisa dimusnahkan, dan akan terus tumbuh dan berbunga seiring berjalannya waktu.


Biasa Saja

Sekedar pembuka, baca aja (nggak mungkin didengerin kan), nama lengkap saya Rizky Cipta Ardita , saya lahir di Tasikmalaya pada 9 Januari 1995. Asal sekolah saya SDN Wancimekar ll, SMPnyadi SMPN 1 Kotabaru dan SMPN 1 Cisayong (2 karena masih  labil jadi pindah2), dan SMA di SMAN 1 Cikampek.Saya tinggal bersama orang tua dan 1 adik saya di Perum Rancamanyar Blok D2 no 19. Okelangsung saja, disini saya akan mulaibercerita tentang fase kehidupan yang saya alami yaitu anak2,alay,remajadan belum dewasa.
Seperti pada umumnya  masa anak2 saya sama seperti temen temen semua, tidak ada yang beda, dan tidak adayang aneh, sama cengengnya, manjanya, nakalnya, rewelnya, suka jajannya, dan beranjak ke Tk  mungkin sama malas untuk  belajar. Tapi Alahamdulillah kesadaran belajar timbul saat SD kelas 2. Bukannya pamer nih temen2,dan saya yakin pasti temen temen juga megalami hal yang sama, mungkin juga itu karena tidak ada saingan saja  hehehe, jadi bisa  lebih unggul dari siswa lain.Paling unggul Dari kelas 2 SD sampai kelas 3 SMP. Prestasi di SMAdoremi (peringkat berkisar 4,5,6) karena banyak saingan
Nah pada masa ini lah yang selalujadi candaaan, lelucon dan bahan teretawaan jika ingat masa ini, yaitu alay. Ya alay. Katanya sih alay itu singkatan dari anak layangan. Tapi apa hubungannya ya sama tulisan, yang yaaaa mungkin sekarang kita bilangnya aneh, padahal dulu itu tulisan favorit. Kalo gaya tulisan smsnya ga gitu dibilang anak ga gahooool dan ga anak jaman sekarang.
 Aneh ----________----.
Yang 3 berarti E, gi3 4pw4h yang berarti lagi apa? bahkan dahulu tuh ya, saking alaynya aku kalo sms ga rame di modifikasi dengan angka tuh berasa ada yang kurang, seperti makan sayur yang kurang garam, kan ga enak banget  rasanya. Tapi kalo bercita-cita jadi dokteritu bukan suatu hal yang alay kan ??
            Lanjut ke masa remaja, ga aneh ya bagi kita mulai tertarikdengan lawan jenis kan???  Pasti temen2 jugapernah merasakan hal tsb.*astaghfirullah, jaga pandangan. udah ah lewat pada masa ini mah, malu ah kalo diceritain hihihi.
Segitu mungkin masa main-mainnya, memasuki masa SMA semuanya mungkin berubah, pemikirannya pun sudah jauh ke depan, memikirkan nanti bagaimana??  bukan bagaimana nanti !!
Akupun mulai mengerti akan kondisi keluarga ku, cita-cita sejak kecil ingin jadi dokter terpaksa aku urungkan. Beralihlah cita2 ku menjadi seorang guru. Dan cita2 tersebut Alhamdulillah  direstui oleh orang tuaku.
Promosi setiap perguruan pun berdatangan ke sekolah ku, Negeri, Swasta,dan termasuk AKA juga promosi disekolahku. Pada saat itu AKA adalah sesuatu yang baru aku tahu, sebelumnya aku tidak pernah tau. Tertarik sihh,karena belajarnya singkat dan mudah mendapat pekejaan. Tanpa pikirpanjang,langsung lah aku mempersiapkan persyaratannya. Sempaminder sih karena temen ku yang punya kemampuan lebih dari aku  yang ga bisa apa-apa juga daftar. Dan pasrahkan saja lah. Daftar !! daftar !! daftar !! melalui jalur rapot. Aku tidak hanya daftar ke AKA saja, karena cadangan takut tidak di terima dimana- dimana. Dan alhamdulillah beasiswa di perguruan tiggi negeri sudah ditangan, dan ternyata aku juga lolos seleksi rapot di  AKA yang kini menjadi almamater kebanggan. Jujur, ini dua pilihan yang sangat berat untuk aku putuskan, aku hanya minta kepada sang kholik tunjukanlah kepadaku jalan yang harus aku pilih,  agar aku bisa lebih didekatkan dengan beliau, dan ditempatkan ditempat yang aman untuk hal pergaulan.
Entah kenapa perguruan yang menjadi cita-citaku,dan mendapat beasiswa aku abaikan, padahal tinggal daftar ulang. Orang tua ku sihbilang  terserah aku mau memilih yang mana, toh kan yang menjalankan aku, tapi mereka juga bilang, kami sih ingin kalo teteh  lebih baik di AKA aja. *nah lo, katanya terserah -_-.
Aku putuskan aku memilih AKA.Insya ALLAH ini jalan yang diridhoi ALLAH danorang tua.
Kadang terbersit pikiran ku, kalo aku tuh salah ga sih ngambil keputusan ini *astagfirulloh. Ditambah lagi temen satu kosan aku dari SMK yang jurusannya analis, otomatis dia punya basic analis, sedangkan aku???  hanya dari SMA yang pelajarannya hanya kimia permukaan nya aja, ga sampe dalem dan praktek pun jarang sekali, malah bisa dihitung oleh jari.
            Tapi semuanya sudah jadi keputusan yang aku ambil, yang harus dijalani dan aku pertanggung jawabkan. Alhamdulillah memang mungkin ini jawaban dari doaku. #maaf jadi curhat nihh. Kesan pertama aku datang ke akadem ini, aku serasa memasukipesantren. KEREN !!!
           
           

Kamis, 03 Juli 2014



Satu dari Seribu Alasan
 

Bahagia bukanlah kata yang asing dalam hidup . Hidup bahagia menurut saya bukan diukur dari seberapa banyak kebahagiaan yang kamu terima dari orang lain, tapi seberapa banyak kebahagiaan yang kamu beri untuk orang lain. Saya mencoba untuk selalu membahagiakan orang lain dengan cara dan sistem yang saya anut, tapi terkadang bahkan tak ada yang mengerti dengan sistem itu, kecuali papa dan mama . Mereka merupakan bagian terindah dalam hidup ini .
Papa dan mama yang menguatkan, mengerti, peduli, menjaga, bahkan telah melakukan  segala yang terbaik dalam hidup. Mereka merupakan sosok panutan dalam menjalani hidup ini . Saya mencintai mereka, sangat mencintai bahkan melebihi hidup saya . Hidup ini seakan hampa tanpa keberadaan mereka. Tak berasa tanpa cinta dan kasih sayang mereka. Terima kasih papa mama, telah menjadikan saya menjadi berarti.
Cinta dan kasih sayang yang besar membuat saya tegar menghadapi hidup dengan berbagai masalah hidup . Masalah kuliah, teman, cinta, dan semua hal yang tak bisa di pahami. Maaf untuk setiap kesalahan yang pernah dilakukan. Tak mendengarkan perintah dan nasehat papa mama dengan baik. Maaf belum bisa membanggakan papap mama dengan prestasi yang saya punya. Maaf selalu merepotkan. Tapi taukah ? Saya mencintai papa dan papa dengan segenap jiwa dan raga.
Terkadang ada begitu banyak masalah dalam hidup yang bahkan sulit untuk mendapatkan solusi yang baik. Ingin rasanya teriak dan menangis, semuanya terasa hambar seakan mati rasa. Terkadang, hal baik yang dilakukan bahkan salah dimengerti oleh orang lain. Itu menyedihkan, sangat menyedihkan. Mungkin saya yang terlalu peka dengan keadaan, atau mungkin orang lain yang bahkan tak mengerti dengan perasaan saya. Diam, menangis, dan berdoa merupakan hal yang sering saya lakukan untuk menenangkan diri . Menangis dalam diam dan doa.
Terima kasih Allah utuk segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini, untuk setiap senyum, tawa, bahkan air mata yang ada. Terima kasih untuk setiap masalah dalam hidup ini. Terima Kasih untuk papa mama yang baik, peduli, dan penuh kasih sayang. Terima kasih untuk kakak adik yang sangat saya cintai. Saya mencintai mereka bahkan seperti angin, tak terlihat, tapi sangat terasa.

                                                                                    Rizky Cipta Ardita
           

  Puzzle Antara Kisah  Kita


Cita-cita saya sederhana, ingin menjadi analis kimia yang handal. Bogor merupakan tempat dimana saya menggapai langit impian yang selama ini sangat diinginkan. Rasa aneh berpisah jauh bersama orang-orang tersayang, teristimewa dia yang selalu terlintas di benak. Awalnya, jarak bukanlah satu penghalang untuk memulai hal indah dengannya. Komunikasi melalui telfon selalu dilakukan, dan semuanya berjalan dengan baik.
Seiring dengan berjalannya waktu, ada satu bagian puzzle yang hilang dalam romansa ini, satu bagian yang terasa aneh untuk dijalani lagi. Ada bagian yang hambar, terasa lain. Sangat lain. Mungkin karena komunikasi yang kurang, karena kesibukan atau karena kadar cinta dan peduli yang berkurang. Seakan bingung untuk menyimpulkan rasa yang dialami saat ini.
Memberi cinta lebih baik daripada menerimanya. Mudah untuk didengar, tapi sangat sulit untuk dilakukan. Bertahan seakan tak mungkin, tapi untuk berpisah tak mungkin. Saya mencintai dengan hati yang tulus. Saya mencintai karena Allah.
Kata orang, cinta itu indah. Tapi tidak menurut saya. Cinta itu hanya terkadang indah. Sakitnya bahkan menutupi keindahan cinta. Belajar untuk mencintai tanpa syarat utuk orang yang tepat. Ya, mungkin sebenarnya bukan mencintai orang yang sempurna, tapi mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
           
                                                                                            Rizky Cipta Ardita