Kamis, 03 Juli 2014



Satu dari Seribu Alasan
 

Bahagia bukanlah kata yang asing dalam hidup . Hidup bahagia menurut saya bukan diukur dari seberapa banyak kebahagiaan yang kamu terima dari orang lain, tapi seberapa banyak kebahagiaan yang kamu beri untuk orang lain. Saya mencoba untuk selalu membahagiakan orang lain dengan cara dan sistem yang saya anut, tapi terkadang bahkan tak ada yang mengerti dengan sistem itu, kecuali papa dan mama . Mereka merupakan bagian terindah dalam hidup ini .
Papa dan mama yang menguatkan, mengerti, peduli, menjaga, bahkan telah melakukan  segala yang terbaik dalam hidup. Mereka merupakan sosok panutan dalam menjalani hidup ini . Saya mencintai mereka, sangat mencintai bahkan melebihi hidup saya . Hidup ini seakan hampa tanpa keberadaan mereka. Tak berasa tanpa cinta dan kasih sayang mereka. Terima kasih papa mama, telah menjadikan saya menjadi berarti.
Cinta dan kasih sayang yang besar membuat saya tegar menghadapi hidup dengan berbagai masalah hidup . Masalah kuliah, teman, cinta, dan semua hal yang tak bisa di pahami. Maaf untuk setiap kesalahan yang pernah dilakukan. Tak mendengarkan perintah dan nasehat papa mama dengan baik. Maaf belum bisa membanggakan papap mama dengan prestasi yang saya punya. Maaf selalu merepotkan. Tapi taukah ? Saya mencintai papa dan papa dengan segenap jiwa dan raga.
Terkadang ada begitu banyak masalah dalam hidup yang bahkan sulit untuk mendapatkan solusi yang baik. Ingin rasanya teriak dan menangis, semuanya terasa hambar seakan mati rasa. Terkadang, hal baik yang dilakukan bahkan salah dimengerti oleh orang lain. Itu menyedihkan, sangat menyedihkan. Mungkin saya yang terlalu peka dengan keadaan, atau mungkin orang lain yang bahkan tak mengerti dengan perasaan saya. Diam, menangis, dan berdoa merupakan hal yang sering saya lakukan untuk menenangkan diri . Menangis dalam diam dan doa.
Terima kasih Allah utuk segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini, untuk setiap senyum, tawa, bahkan air mata yang ada. Terima kasih untuk setiap masalah dalam hidup ini. Terima Kasih untuk papa mama yang baik, peduli, dan penuh kasih sayang. Terima kasih untuk kakak adik yang sangat saya cintai. Saya mencintai mereka bahkan seperti angin, tak terlihat, tapi sangat terasa.

                                                                                    Rizky Cipta Ardita
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

, ,